Semuanya bermula di Toko Buku. Seseorang memegang novel Pramoedya, membacanya sebentar, lalu meletakkannya kembali. Harganya Rp 95.000 — setara anggaran makan seminggu. Bukan karena tak ingin membaca, tapi karena harus memilih.
"Membaca adalah perjalanan. Tapi hari ini, satu buku fisik bisa menjadi pembatas antara seseorang dan pengetahuan. Kami tidak menerima itu."
BUKOO ada untuk membongkar pembatas itu — lewat harga terjangkau mulai Rp 29.900/bulan, koleksi yang dikurasi, teknologi yang ramah, dan ekosistem yang adil bagi penerbit. Kami tidak menjual platform. Kami membangun gerakan: Indonesia Membaca Lagi.